Tetangga Positif Covid-19, Perlukah Khawatir?

  • Share
covid-19

Mikamoney.com– Social distancing merupakan cara preventif untuk menghentikan laju menyebarnya virus covid-19 secara masif, namun bagaimana jika dilingkungan anda ada tetangga positif covid-19.

Yang perlu diketahui bahwa virus covid-19 tidak dapat berjalan dengan sendirinya atau terbang mencari mangsa manusia agar bisa tertular. covid-19 menyebar seperti penyakit flu lainnya, oleh karenanya menjaga jarak dan mencuci tangan dengan hand sanitizer atau air diperlukan agar virus mati

Banyak orang khawatir akan tertular virus covid-19 disebabkan pemahaman yang terbatas juga karena belum adanya obat yang bisa dibeli secara cepat seperti layaknya obat flu biasanya

Kalau tetangga positif Covid-19, perlukah anda khawatir??

Tidakā€¦

1.Virus tidak bisa gentayangan dari rumah tetangga ke rumah Anda. Ingat, jarak 1,5 meter saja sudah cukup untuk menjauhkan Anda dari virus.

Baca juga: Corona virus menyebar, berikut pencegahannya

2.Virus tidak bisa terbang di udara. Ia berada di udara kalau ada orang terinfeksi yang bersin. Itu pun tidak lama. Partikel-partikel air (lendir) yang mengandung virus tadi akan turun, mengendap di permukaan benda-benda mati, tidak akan menyebar ke rumah Anda.

3.Virus juga tidak bisa berjalan.

Apa yang harus Anda lakukan?

Jangan masuk ke rumah tetangga Covid (+) tanpa perlindungan memadai (masker). Selama Anda tidak masuk, Anda tidak akan tertular.
Kalau terpaksa masuk untuk memberi bantuan, pakailah masker, ditambah perlindungan lain yang bisa Anda dapatkan. Kemudian segeralah ganti baju, mandi dengan sabun (keramas pakai sampo), cuci baju Anda tadi dengan sabun. Sabun akan membunuh virus yang menempel di tubuh Anda.

Tidak ada alasan untuk takut pada tetangga positif Covid-19. Berbuatlah sebisa Anda untuk membantu mereka.

Apa yang bisa dilakukan untuk membantu?

  1. Sediakan makanan.
  2. Bersihkan rumahnya dengan sabun atau disinfektan.
  3. Jaga agar jangan ada orang masuk tanpa kepentingan dan tanpa pelindung.
  4. Arahkan anggota keluarganya untuk melaksanakan tata cara isolasi pasien agar anggota keluarga lain tidak tertular.

Orang yang tertular virus tidak ingin dirinya tertular.
Mereka butuh cinta, perhatian, dan bantuan kita untuk sembuh.
Jangan musuhi dan kucilkan mereka.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *