Mengapa Banyak Orang Cerdas Tidak Sukses? Sukses Dan Karma Masa Lalu

Mengapa Banyak Orang Cerdas Tidak Sukses? Sukses Dan Karma Masa Lalu
Photo by Zac Durant on Unsplash

Mengapa banyak orang cerdas tidak sukses padahal mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang kuat, mengapa mereka tidak dapat mencapai kesuksesan maksimal?

Orang cerdas tidak sukses Ternyata sukses tidak hanya bergantung pada kekuatan anda berkonsentrasi, penerimaan, dan efisiensi mental dalam kehidupan ini, tetapi juga pada kegagalan dan keberhasilan dalam kehidupan masa lalu, yang dibawa sebagai kecenderungan alam bawah sadar dan sifat-sifat.

Kecenderungan bawah sadar ini yang menjelaskan mengapa banyak orang gagal meskipun sudah membuat upaya dengan teliti. Bahkan pialang saham paling sukses sekalipun mungkin saja kadang-kadang mendapatkan situasi dimana pengalaman membalikkan nasibnya karena manifestasi mendadak dari kecenderungan kegagalan dari alam bawah sadar.

Henry Ford, misalnya, hampir kehilangan seluruh kekayaannya selama Perang Dunia II. Dia telah memiliki kekayaan yang besar dalam hidupnya karena ia telah melakukan banyak hal dan memupuk karma baik di kehidupan-kehidupan sebelumnya.

Tapi pikiran bawah sadar dipenuhi dengan kecenderungan kegagalan dan kegagalan yang pasti pernah ada di kehidupan-kedupan masa lalu yang lain. Selama perang, ketika kondisi yang tidak menguntungkan untuk lini usaha tertentu, benih kegagalannya tumbuh dan hampir menyebabkan kehancuran finansial nya. Jika ia pada saat itu mengijinkan dirinya untuk gagal, ia akan kehilangan segalanya.

Dengan daya dan upaya manusia super, ia berjuang menghadapai pesaing bisnis brutal, yang bertekad menghancurkan organisasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun kerja keras. Kesadaran keberhasilannya di masa lalu diperkuat oleh inisiatif dalam kehidupan ini, penilaian bisnisnya terlatih, bakat nya untuk memilih pekerja yang tepat, ketekunan, dan keberaniannya yang membuatnya berhasil.

KEKUATAN KEHENDAK ( WILL POWER ) SENJATA YANG PALING EFEKTIF

Contoh kisah Henry Ford diatas menunjukkan bahwa kesuksesan finansial tergantung pada dua hal, yaitu: kemampuan produktif seseorang di kehidupan masa lalu dan juga pada latihannya untuk memaksimalkan Kekuatan Kehendak di kehidupan ini. Kunci kemenangan atas karma adalah kekuatan kehendak, yang dilakukan dalam penyelasaran dengan Kesadaran IIlahi melalui meditasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.