Direndahkan dan Dihina! Jawab dengan Kesuksesan

direndahkan dan diremehkan jawab dengan prestasi
Direndahkan dan Dihina! Jawab dengan Kesuksesan

Mikamoney.com Direndahkan dan Dihina! Jawab dengan Kesuksesan. Sobat Mika, hidup ini penuh dinamika dimana kehidupan mengalir dengan berbagai macam pernak-pernik yang menghiasinya.

Hidup itu ibarat panggung sandiwara dimana pemainnya memainkan peran tertentu yang tidak selamanya kekal karena ada saatnya semua pemain tersebut diganti dan berganti

Begitupun dengan kehidupan yang berputar seperti roda kadang kala ada diatas dan kadang pula ada di bawah. Namun, sifat manusia yang suka berbangga-banggaan dan saling menyombongkan diri membuatnya lupa bahwa semua ini adalah permainan

Sobat Mika, ketika kalian merasa diri tidak berguna dan direndahkan serta diremehkan oleh lingkungan maupun orang-orang disekitar kalian maka jangan marah tapi buktikan dengan prestasi!

ya, cara membuktikan dengan menjadikan diri kalian berharga agar yang meremehkan kalian tertunduk dan diam seribu bahasa, itulah cara balas dendam yang paling baik (balas dendam dalam artian positif)

Kalau kalian di hina dan diremehkan kemudian kalian marah sesungguhnya kesempatan kalian untuk ‘dimuliakan’ hilang begitu saja karena kalian tidak bisa mengendalikan emosi diri.

Dimuliakan? ya, dimuliakan oleh hukum alam, sebab ketika seseorang dianggap hina dan diremehkan maka sebenarnya alam memberi kesempatan kepada kalian untuk mencapai titik balik dalam kehidupan kalian

dimana titik balik ini sebagai landasan bouncing (pantulan) untuk memantul lebih tinggi dalam hidup

Banyak orang yang sukses disebabkan karena ada titik balik dalam hidupnya, biasanya titik balik ini didorong oleh lecutan yang menggerakan hatinya untuk mewujudkan keinginannya.

Lecutan itu biasanya di dasarkan oleh pengalaman yang tidak menyenangkan dalam hidupnya

entah karena penghinaan orang lain atau juga karena putus cinta dan diremehkan oleh orang yang dicintainya serta sebab faktor lainnya yang menggugah dan menggerakkan hati

Read also :  Setelah Menikah Masih Tinggal di Rumah Orang Tua !

Jika kalian perhatikan, orang-orang besar di dunia ini sebelum dikenal dan menjadi ‘besar’ mereka tidak ubahnya dengan kita dan orang lain pada umumnya.

Mereka hanyalah orang biasa sama seperti lainnya, namun mereka menjadi luar biasa dan berbeda dengan orang lainnya karena ada faktor pendorong yang melecutkan hatinya hingga membara.

Sebagai contoh, ada seorang dosen wanita yang cantik dan pintar berhasil secara akademis dan menjadi guru besar di bidang kimia pada usia muda,

suatu prestasi yang membanggakan namun dibalik itu ada titik balik yang melecutkan semangatnya untuk berhasil di bidang pendidikan dimana faktor titik balik itu kecewa dalam urusan cintanya

Begitupun dengan Thomas Alva Edison, saat muda dia ditolak oleh sekolah karena dianggap bodoh dan bebal. Namun, sang ibu tidak terima dengan perlakuan seperti ini

dia mendidik anaknya dengan caranya sendiri di rumah hingga Edison besar dan menjadi salah satu orang bepengaruh di dunia yang merubah peradaban manusia dengan temuannya berupa listrik,

keberhasilannya itu tidak lepas dari didikan ibunya yang memantul (bouncing) pada saat anaknya tidak diterima oleh sekolah karena dianggap bodoh.

Begitupun dengan Jack Ma, orang terkaya China dan bos Ali Baba yang pernah ditolak puluhan kali saat melamar kerja dan Colonel Sanders yang ditolak lebih 1000 kali saat menawarkan resep ayam Kentucky-nya

hingga mereka membuat sendiri usahanya dengan ketekadan hatinya untuk menjawab semua penolakan itu, dan hasilnya kita semua tahu bahwa bisnisnya merajai di dunia

Dan banyak contoh lainnya, ketika kalian direndahkan, diremehkan dan dihina maka jangan marah tapi buktikan dengan prestasi, balas dengan prestasi.

Pembalasan seperti inilah yang terbaik untuk memberi pelajaran kepada orang yang merendahkan dan meremehkan kalian.

Read also :  Haruskah Nikah Menunggu Mapan Dulu!

Ketika kalian berhasil dan sukses maka orang yang merendahkanmu akan diam dan malu sendiri akan tindakannya.

Jika waktu memberimu kesempatan untuk melihat orang yang menyakiti hatimu maka kalian akan melihatnya sendiri dia tertunduk disaat kalian berada di puncak kesuksesan.

Itulah cara balas dendam yang baik, namun jika hati kalian penuh kasih dan kelembutan serta pemaaf maka itulah yang lebih baik dan menjadikan kalian mulia dimata orang dan tentunya juga mulia di mata langit.

Jadilah orang yang penuh kasih dan pemaaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *