Wirausahawan China: Belajar dari Negeri Tirai Bambu

belajar dari wirausahawan china

Mikamoney.com– Bagaimana ekonomi China menjadi maju? Ini tidak lepas dari para wirausahawan China yang tumbuh menggeliat di Negara itu

Etnis China dan Jaringan Tirai Bambu

Lebih dari 30 tahun, banyak yang telah memelajari alasan keberhasilan perekonomian lingkar pasifik. Khususnya peranan etnis China dalam bidang ekonomi di luar negeri

Para peneliti berdebat apakah etnis tertentu lebih memiliki jiwa wirausaha daripada lainnya.

Berdasarkan penelitian Dennis Ng tahun 1997, terdapat fakta bahwa wirausahawan etnis china mengendalikan sebagian besar perekonomian di Asia Tenggara   

Sebanyak 55 juta bangsa china di luar negeri khususnya ASEAN mengontrol sejumlah 2 triliun dolar AS dalam bentuk uang tunai maupun aktiva cair

Dengan mengambil 10 persen populasi dan 70 persen perekonomian di kawasan tersebut, etnis china menghasilkan 9 dari 10 miliarder terkaya daerah ini dan sekitar dua-pertiga industri ritelnya dimana mayoritas bisnis mereka adalah bisnis keluarga

Para orang kaya dari bangsa china yang tersebar di seluruh dunia seringkali dijuluki sebagai jaringan tirai bambu dikarenakan karakteristik unik mereka

Suksesi Generasi

Generasi pertama kebanyakan merintis usaha keluarga mulai dari bawah yang selanjutnya dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

Dalam proses suksesi bisnis keluarga, banyak orang tua china mengirimkan anak-anak mereka untuk belajar di luar negeri di usia dini

Kebanyakan dari mereka menyekolahkan anak-anaknya ke Negara-negara maju di Eropa maupun di amerika dengan berharap bahwa suatu hari nanti, anak-anak mereka akan kembali ke bisnis keluarga dengan gelar MBA bangsa barat

Wirausahawan sebagaimana yang dikatakan oleh Howard Stevenson, pemilik Harvard Business School mengatakan bahwa wirausahawan adalah orang-orang yang digerakkan oleh peluang

Mereka  akan mencari penggerak atau sumberdaya bergitu mereka mengidentifikasi suatu peluang bisnis. Suatu jaringan hubungan dan kepercayaan dirasakan sangat penting

Pembentukan jaringan dan kepercayaan merupakan karakteristik yang sangat dikenal dalam kebudayaan china

Banyak orang china yang meninggalkan negaranya dan menjadi wirausahawan terkenal di Asia Tenggara tetap menjaga hubungan mereka dengan komunitas mereka di daratan china

Baca juga: Strategi bisnis bagi yang ingin membuka usaha

Yang menarik, banyak keberhasilan aktivitas mereka juga berhubungan langsung dengan bidang-bidang kehidupan china, seperti perdagangan, keuangan dan real estate

Sebagai contoh Stanley Ho, sebagaimana yang diungkapkan oleh Pedro Nueno dalam penelitiannya tahun 1997. Pengusaha super kaya yang mengelola kasino Makao tersebut memiliki hubungan yang baik dengan para pejabat senior china

Para konglomerat hongkong saling berhubungan dalam yayasan Better Hongkong setelah pengalihan Hongkong ke China tahun 1997

Mereka menggabungkan bisnis mereka di china sebagai sumbangan besar derma untuk china daratan dan menjalin hubungan baik secara politis seraya menunjukkan tanggung jawab sosial

Jaringan media menyajikan informasi mengenai mereka dan mereka dijadikan idola yang diteladani, para penguasa membiarkan mereka dan menjadikan mereka sebagai katalisator untuk menjalankan kewirausahaan di china

Wirausahawan China, Siapakah Mereka?

Bagian terbesar investasi asing di china datang dari Hongkong, Taiwan dan Singapura. Sebagian investasi tersebut dilakukan oleh wirausahawan china yang telah berhasil mendirikan perusahaan di luar negeri dan menanamkan investasinya kembali ke china

Kebanyakan wirausahawan china adalah mantan pejabat BUMN yang melihat suatu peluang bisnis, sambil masih bekerja untuk Negara mereka membangun relasi untuk mengubah peluang bisnis tersebut menjadi bisnis ventura

Di Jepang, meninggalkan suatu perusahaan besar untuk memulai bisnis sendiri tidak diterima dengan baik dan anda tidak dapat berharap banyak untuk mendapatkan dukungan dari relasi-relasi anda sebelumnya

Di China, hal seperti itu bukan menjadi masalah, tampaknya kewirausahaan sangat dihargai oleh masyarakat china

Bagaimana Mereka Mendapatkan Modal

Kebanyakan wirausahawan china mengawali bisnis ventura mereka dari tabungan pribadi serta dari anggota jaringan keluarga dan teman-teman mereka

Dalam beberapa contoh mereka juga memiliki teman atau relasi yang menduduki posisi penting di pemerintahan atau di BUMN

Dengan begitu, kemudahan akses menuju pendanaan bisa didapatkan melalui pendanaan pembayaran dengan jangka waktu yang lebih lama, pembayaran piutang dengan jangka waktu yang lebih singkat, atau bahkan kemungkinan pinjaman langsung

Keuntungan lain dari jaringan tersebut juga dapat dimanfaatkan dengan informasi orang dalam baik untuk bisnis maupun penyediaan modal

Perusahaan yang sudah berjalan dengan baik dan telah mampu mencetak laba juga memanfaatkan modal dari pinjaman bank untuk pengembangan bisnisnya

Bahkan terdapat bank modal ventura seperti Bank Minsheng untuk menyediakan dukungan pendanaan bagi wirausahawan terutama yang bergerak dalam proyek berteknologi tinggi.

Referensi:

Pedro Nueno, Sang naga menyemburkan api kekuatan. Terjemahan buku Mastering Enterprise. 2006
Dennis Ng, Suksesi jaringan tirai bamboo. Terjemahan buku Mastering Enterprise. 2006

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *