Money  

Mewujudkan Financial Freedom di Usia Muda

Mewujudkan Financial Freedom di Usia Muda
Mewujudkan Financial Freedom di Usia Muda

Mikamoney.com– Pernahkan anda membayangkan hidup dengan penuh kelimpahan dan tidak dipusingkan oleh pekerjaan atau kekurangan uang ? Tulisan ini membahas cara Mewujudkan Financial Freedom di Usia Muda.

Pernahkah anda berpikir untuk pensiun di usia muda dan menikmati hasil jerih payahnya selama ini ? financial freedom di usia muda memang menjadi impian sebagian besar kalangan anak muda saat ini namun sedikit yang bertekad untuk mewujudkannnya.

Cara Mewujudkan Financial Freedom di Usia Muda

Berikut cara mewujudkan financial freedom di usia muda :

1. Tujuan

Pertama, Tujuan. Pertama yang harus anda lakukan yakni menetapkan tujuan, karena ini paling dasar dalam bertindak.

Orang akan kehilangan arah dan semangat jika tidak punya tujuan, dengan tujuan yang jelas dan pasti menjadi kompas kemana arah dan target dari sasaran yang ingin diraih.

Tujuan dalam hal ini adalah mewujudkan financial freedom di usia muda, harus lebih spesifik lagi pada usia berapa anda ingin meraih financial freedom tersebut.

Sebut saja dengan jelas, misalnya: usia 35 tahun saya sudah financial freedom dan saya sudah pensiun menjadi karyawan dan saya hanya melakukan aktivitas apa yang saya sukai saja misalnya membaca dan menulis buku, menanam bonsai dan menyalurkan hoby yang disukai

2. Usaha

Kedua, Usaha. Setelah tujuan ditentukan dengan jelas, usaha apa yang akan anda lakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Usaha dalam hal ini adalah sesuatu yang harus anda tebus dan lakukan untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.

Read also :  Orang Kaya, Inilah Arti Kekayaan dan Definisinya

Usaha merupakan bagian dari hukum causalitas yakni hukum sebab-akibat, melakukan suatu usaha akan berdampak pada akibat. Anda harus melakukan suatu usaha untuk mewujudkan suatu tujuan

3. Fokus

Ketiga, focus. Usaha yang telah dilakukan tanpa focus pada tujuan akan mengakibatkan sasaran tidak dapat di raih, kurang efektif dan kurang efisien.

Disinilah fungsi dari focus yakni sebagai laser yang memandu usaha yang telah kita lakukan agar terarah pada focus.

Focus tidak berarti melakukan pekerjaan itu-itu saja dengan cara dan pola yang sama, focus harus ditanamkan dalam pikiran bahwa apa yang sedang kita kerjakan mengarah pada tujuan yang telah ditetapkan dan melakukan pekerjaan dengan cara yang kreatif, efektif (tepat sasaran) dan efisien  (tepat menggunakan sumber daya yang ada baik waktu, dana dan lainnya)

Raih Kesuksesan Melalui Investasi

Setelah ketiga tahap diatas dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah meraih kesuksesan dalam investasi. Terdapat tiga syarat dalam meraih kesuksesan investasi saham, yaitu:

1. Modal

Investasi adalah modal karena modal inilah yang akan kita ‘tanam’ hingga tumbuh berkembang menjadi pohon besar.

Modal dalam arti ini adalah uang, kita berinvestasi dengan uang baik uang sendiri maupun uang orang lain yang kita kelola.

Sebaiknya, uang yang digunakan untuk investasi adalah uang dingin dalam artian uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat.

Kalau anda punya uang yang akan digunakan untuk membeli atau memperbaiki rumah maka sebaiknya jangan digunakan untuk investasi saham.

Karena sifat dari investasi saham adalah semakin lama waktu investasinya maka semakin baik karena risikonya semakin kecil tentunya jika berinvestasi pada saham unggulan.

Lalu bagaimaana untuk mendapatkan modal ? saya tahu untuk mendapatkan modal itu tidak gampang, gaji kita hanya cukup bahkan kurang untuk memenuhi kebutuhan dalam sebulan.

Read also :  Cara Membaca Laporan Keuangan Dengan Mudah

Jika kita karyawan dengan gaji minimalis maka kita bisa menggunakan teknik multiple source income (MSI) yakni memperbanyak sumber pendapatan sampingan, misalnya membuka toko kecil di rumah, jualan cilok atau online, bisa juga menjadi penulis artikel dan lain sebagainya sehingga ada sisa lebih dari gaji bulanan kita dan sisa itulah yang kita gunakan untuk investasi di saham

2. Skill/pengetahuan

Punya uang saja tidak cukup harus dilengkapi dengan skill investasi yang baik. Untuk mendapatkan skill ini syaratnya adalah belajar dan pengalaman, investor sejati tidak akan pernah berhenti belajar. Kuasai teknik analisis baik fundamental maupun teknikal.

Fundamental analisis berguna untuk mendapatkan saham-saham unggulan, sedangkan teknikal analisis bermanfaat kapan seharusnya kita membeli saham pada harga yang murah dan menjualnya pada harga yang tinggi dengan kata lain berfungsi untuk memudahkan waktu entri dan exit dari pasar modal

3. Usia muda

Usia Muda, semakin muda usia investor semakin memberikan keuntungan yang baik. Selain lebih cepat menikmati hasil dari hasil investasinya juga semakin banyak mendapatkan pengalaman dalam berinvestasi.

Jika anda berusia 18 tahun dan menguasai teknik berinvestasi dengan baik maka pada usia 30 tahun anda sudah bisa meraih financial freedom, dan seiring pengalaman maka semakin matang dalam berinvestasi.

Beda jika anda memulai investasi di usia 60 tahun misalnya, karena investasi saham mengandung risiko maka sebaiknya yang telah berusia diatas 40 tahun lebih baik memilih instrument investai yang lebih aman misalnya reksadana atau emas walapun tingkat keuntungannya tidak sebesar investasi di saham.

Tahapan Investasi Saham

Tahapan Investasi saham bagi pemula, yaitu:

1. Sebaiknya pelajari dulu cara berinvestasi saham, gunakan tiga bulan atau 6 bulan untuk belajar tentang seluk-beluk investasi saham. Jika sudah paham maka

Read also :  Inilah Manfaat Laporan Keuangan yang Wajib Anda Ketahui

2. Mulai investasi dengan modal kecil terlebih dahulu sambil proses belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman

3. Tambah modal jika sudah paham jalannya proses investasi saham

Kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi ? jawabannya adalah: Sekarang. Jangan ditunda-tunda tapi mulai sekarang juga.

Anda bisa mempelajari dunia investasi saham dan analisisnya di mikaylabinar.com, anda bisa mewujudkan financial freedom anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *