Home News Taman Narmada, Jejak Sang Raja di Pulau Lombok

Taman Narmada, Jejak Sang Raja di Pulau Lombok

240
0
taman narmada di pulau Lombok

Mikamoney.com-Taman Narmada Terletak di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat atau sekitar 10 kilometer sebelah timur kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Taman yang indah di Lombok ini didirikan di kecamatan Narmada oleh Raja Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem pada tahun 1727.

Tempat ini difungsikan sebagai tempat upacara Pekelan yaitu ritual pengorbanan, yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Saka (Oktober-November). Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga raja pada saat musim kemarau.

Nama tempat ini mengacu pada nama sebuah sungai di India. Wujud dari taman ini menyerupai gunung Rinjani dengan danau Segara Anak. Dan kabarnya, ketika sang raja sudah terlalu tua untuk melakukan ritual upacara kurban (pekelan) ke puncak gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 meter, maka beliau memerintahkan seluruh penghuni kerajaan untuk membawa suasana Gunung Rinjani ke pusat kota. Akhirnya di pinggir kota Mataram Lombok, mereka bersepakat untuk membuat duplikatnya yaitu Taman Narmada.

Di masa lalu, selain sebagai tempat untuk memuja dewa Shiwa, Taman indah ini juga digunakan sebagai tempat peristirahatan dan pemandian sang raja. Saat ini Taman Narmada terbuka untuk umum dan menjadi pusat rekreasi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara dan selalu padat terutama pada akhir pekan.

Baca juga: Terkait Covid-19, penerbangan ke Lombok ditutup

Bale Terang yang berbentuk rumah panggung. Bagian bawah berfungsi sebagai gudang dan bagian atasnya terdapat 3 bagian, dua kamar di ujung utara dan selatan kamar permaisuri asal Bali dan asal Lombok.

Yang membedakan kamar permaisuri tersebut adalah lukisan kera di atas kamar permaisuri asal Bali dan lukisan naga di atas permasuri asal Lombok. Sedangkan di bagian tengah adalah ruang terbuka yang menghadap langsung ke arah timur yaitu arah Meru dan Pura serta pemandian para selir.

Di bagian atas Taman Narmada, terdapat sebuah Pura yang bentuknya seperti punden berundak dan menjadi salah satu dari delapan Pura tertua di Pulau Lombok berhadapan langsung dengan Bale Terang.

Taman Narmada yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Bale Petirtaan yang mata airnya merupakan pertemuan dari Gunung Rinjani dan menjadi tempat pertemuan tiga sumber air yaitu Narmada, Lingsar dan Suranadi.

Untuk masuk ke dalam Balai Petirtaan, wisatawan diharuskan memakan selendang warna kuning. Jika ada seorang wanita yang sedang datang bulan dilarang masuk karena termasuk kawasan suci.

Akses ke Narmada cukup mudah karena letaknya tidak terlalu jauh dengan pusat kota Mataram, Pengunjung dapat menggunakan jasa ojek atau angkutan kota dari terminal Mandalika Mataram langsung menuju Taman Narmada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here