Tahap Awal Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

  • Share
Tahap Awal Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

Dalam memulai dan membangun bisnis tentunya dibutuhkan modal yang cukup untuk menopang setiap perkembangannya. Modal untuk berbisnis pada umumnya dapat menggunakan tabungan pribadi atau pinjaman dari kerabat terdekat. Namun bagaimana cara mendapatkan pendanaan startup?

Berbeda dengan modal bisnis skala kecil, pendanaan untuk startup tentunya membutuhkan investor yang siap menanamkan modal usaha. Mengingat setiap jenis bentuk startup memiliki kebutuhan modal sendiri yang berbeda, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan seed funding tahap awal.

1.     Pendanaan Awal (Seed Funding)

Pendanaan awal merupakan tahap awal pendanaan startup yang berbasis ekuitas di mana investor berinvestasi. Banyak perusahaan-perusahaan startup top 100 yang berhasil mendapatkan seedfundi ng karena memang banyak investor lokal ataupun asing yang senang untuk berinvestasi di perusahaan startup.

Adanya pendanaan awal ini diharapkan dapat menemukan prospek sebuah produk dan juga mengidentifikasi calon konsumen yang sesuai dengan produk. Seedfunding ini bisa didapatkan mulai dari orang-orang terdekat yang mampu dan tertarik dengan startup  Anda, angel investor, bahkan crowdfunding.

Banyaknya startup di Indonesia yang berhasil dipasaran, secara tidak langsung telah mengantarkan kemudahan akses mencari investor. Sebagai contoh, salah satu investor yang kerap memberikan seedfunding untuk startup Indonesia adalah AlphaJWCVentures. Perusahaan modal yang berinvestasi pada startup berbasis teknologi ini, telah menaungi 36 perusahaan startup dengan total aset mencapai 193 juta USD.

Cara mendapatkan pendanaan startup, tidak harus mendapatkan modal dalam bentuk dana tetapi yang terpenting adalah modal aset. Sebelum memasuki pendanaan awal, hal yang perlu Anda siapkan adalah ide, tim, pasar, budget, riset pasar, dan legalitas perusahaan.

2.     Investment PickDeck

Seorang founder perusahaan startup wajib menyediakan ide, tim, pasar, dan juga budget yang kemudian dirangkum lalu dipresentasikan. Tahap ini biasa disebut dengan investment pick deck.  Tujuannya adalah agar mematangkan konsep dan berhasil mendapatkan pendanaan dari investor.

Pada tahap ini, founder harus bisa meyakinkan masalah yang hendak dipecahan sangat penting dan solusi dari ide produk yang ditawarkan sangat efektif. Hal itu menjadi faktor kunci paling penting mau tidaknya investor untuk berinvestasi.

Kunci lainnya yang mempengaruhi keputusan investor adalah target pasar. Banyak investor cenderung memilih startup dengan target pasar yang luas daripada startup yang hanya memiliki pasar yang kecil. Pasar menjadi hal yang tidak kalah penting karena ini menjadi penentu strategi exit para investor.

3.      Riset Pasar

Identifikasi produk yang ditawarkan terlebih dahulu sebelum memilih investor. Anda dapat memilih perseorangan ataupun institusional. Petakan orientasi pasar dan target demografis untuk produk startup yang ditawarkan. Hal lain yang perlu perhatian khusus adalah kompetitor, kelebihan perusahaan dibandingkan yang lain, target pasar, dan proyeksi perusahaan untuk beberapa tahun ke depan.

4.     Legalitas Perusahaan

Terakhir adalah aspek legal. Kelengkapan dan kesesuaian perizinan perusahaan. Lalu ada atau tidaknya berbagai persoalan legal ataupun finansial yang dapat menantang reputasi perusahaan startup kedepannya.

Itulah empat hal yang perlu diperhatikan dalam cara mendapatkan pendanaan startup. Semoga membantu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *