Home News Penertiban Pendakian Ilegal Gunung Rinjani

Penertiban Pendakian Ilegal Gunung Rinjani

152
0
penertiban pendakian ilegal gunung rinjani

Mikamoney.com– Pendakian ke Gunung Rinjani masih ditutup pasca penutupan regular sejak awal tahun 2020, perpanjangan penutupan ini berkaitan dengan upaya pencegahan covid-19 yang terjadi di Indonesia. Pada saat ini jalur pendakian masih ditutup dan petugas TNGR melakukan penertiban pendakian ilegal yang terjadi

Menyikapi maraknya kegiatan pendakian ilegal pasca penutupan jalur pendakian di saat pandemi Covid-19 ini, Balai TN Gunung Rinjani semakin gencar melakukan upaya-upaya pencegahan pendakian ilegal. Mulai dari koordinasi dengan stakeholder dan mitra, penjagaan di pintu masuk pendakian, patroli darat hingga patroli CCTV terus dilakukan.

Guna menindak tegas kegiatan pendakian ilegal, Balai TN Gunung Rinjani bersama mitra menyelenggarakan Operasi Penertiban Pendakian Ilegal. Operasi ini dilaksanakan selama 4 hari (29 Mei s.d 01 Juni 2020).

Baca juga : Taman Nasional Gunung Rinjani masih ditutup

Tim operasi yang terdiri dari petugas Balai TN Gunung Rinjani, TNI/Babinsa, BRIMOB POLDA NTB, POLSEK, Pengamanan Hutan/Pamhut/MMP Balai Tahura Nuraksa Lombok Resort Kali Parang Karang Sidemen, MMP Balai TN Gunung Rinjani, Kelompok Pecinta Alam Lombok Timur, maupun volunter berpatroli dan menyisiri jalur pendakian Gunung Rinjani.

Namun sangat disayangkan, tim operasi masih saja menemukan sekumpulan pendaki ilegal di Pelawangan Aik Berik dan Danau Segara Anak. Sebanyak 67 orang yang berasal dari Pulau Lombok sedang beristirahat, bersenda gurau dan bahkan ada yang memancing.
Tim operasi pun segera mengambil tindakan.

Sekumpulan pendaki tersebut diminta untuk memperlihatkan identitas, diberikan himbauan untuk segera keluar dari kawasan serta diberikan sanksi untuk membersihkan area Pelawangan Aik Berik dan Danau Segara Anak.

Tidak selesai sampai di situ saja, tim operasi juga mengamankan kartu identitas dan meminta mereka datang ke Kantor Balai TN Gunung Rinjani untuk mempertanggungjawabkan atas tindaknnya

Baca juga  Penataan Sarpras di Loh Buaya Jauh dari Sarang Komodo

Baca juga : Pesona Taman Nasional Gunung Rinjani

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini yang jelas-jelas mengancam keselamatan diri, masih saja terdapat beberapa oknum pendaki illegal yang tidak menuruti aturan dan anjuran pemerintah.

Pendaki yang cerdas dan beretika seharusnya menghargai dan peduli dengan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain, oleh karenanya tindakan pendakian pada saat jalur pendakian di tutup merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Previous articleRahasia Ketiga Fatima Masih Menjadi Misteri
Next articleKutipan Guru Meditasi Mengenali Diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here