Home Marketing Konsep Green Marketing, Inovasi Terkini Pemasaran Berbasis Lingkungan

Konsep Green Marketing, Inovasi Terkini Pemasaran Berbasis Lingkungan

184
0
Konsep green marketing
mikamoney.com

Mikamoney.com Konsep green marketing menjadi sejenis inovasi yang terbilang masih baru serta belum banyak orang tahu.

Marketing atau lebih akrab disebut pemasaran merupakan aktivitas penting dalam dunia bisnis.

Secara umum tujuannya tentu berorientasi pada profit, hanya saja berbeda ketika berbicara mengenai konsep terbaru tersebut.

Apa itu Green Marketing!

Green marketing adalah pengembangan dari konsep pemasaran namun, orientasinya tidak hanya profit akan tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan.

Inilah yang membuatnya begitu mudah populer serta diterima baik oleh masyarakat. Sangat cocok apabila diterapkan di Indonesia khususnya di wilayah perkotaan besar di mana aktivitas bisnis padat merayap.

Diartikan dalam bahasa Indonesia, pemasaran hijau menurut para ahli adalah sebuah aktivitas strategis guna menciptakan usaha berbasis pada lingkungan serta kesehatan.

Konsep tersebut ternyata muncul pada awal tahun 1990-an dan berkembang hingga sekarang. Kondisi lingkungan yang semakin kritis menggugah banyak orang guna melakukan perubahan termasuk dunia pemasaran.

Melalui konsep pemasaran hijau tersebut diharapkan ada semacam inovasi di mana tidak hanya berfokus mencari laba namun, juga ikut andil menjaga lingkungan.

Salah satunya mengkampanyekan pemakaian produk ramah lingkungan serta sehat. Selain itu, melalui konsep tersebut juga budaya konsumtif masyarakat sedikit berubah lebih peduli pada lingkungan.

Manfaat dan Tujuan Green Marketing, Sebab Dasar Hingga Membuatnya Populer

Secara garis besar sudah jelas jika konsep pemasaran hijau memang cukup inovatif serta dapat dikatakan menjadi salah satu solusi permasalahan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Popularitas konsep green marketing tidak lepas dari manfaat hingga tujuannya. Setidaknya kedua faktor tersebut menjadi alasan kuat hingga membuat masyarakat mudah menerimanya.

Menghadirkan produk ramah lingkungan menjadi manfaat sekaligus bukti utama kepedulian konsep marketing tersebut. Akhir-akhir ini isu penggunaan bahan baku produk tidak ramah lingkungan sering terdengar.

Sulit memang dihindari namun, dapat dialihkan ke produk di mana memakai bahan dasar lebih ramah. Tentu dengan tetap mempertimbangkan nilai jualnya.

Selain itu, kesadaran semua pihak baik produsen atau konsumen ikut serta memakai produk ramah lingkungan juga begitu penting.

Keterlibatan semua pihak setidaknya menjadi langkah awal guna merubah kebiasaan konsumsi selama ini yang dianggap kurang tepat. Di mana kurang begitu memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar.

Sementara konsep pemasaran hijau pada dasarnya mempunyai tujuan selain mencari laba, juga fokus ikut serta peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Anggapan jika komersialisasi menjadi tujuan utama suatu perusahaan selama ini harus diubah lantaran tidak semuanya demikian. Tugas inilah yang kemudian disosialisasikan oleh pelaku pemasaran hijau.

Disamping itu, adanya konsep tersebut bertujuan guna membuat perusahaan semakin inovatif menciptakan sesuatu baru.

Di mana secara tidak langsung memberi perubahan menjadi lebih baik melalui strategi pemasaran terbaru. Diharapkan konsep green marketing tidak hanya berpengaruh pada perusahaan melainkan juga ke konsumen.

Bentuk Produk yang Dikenalkan dengan Konsep Pemasaran Hijau

Ada beberapa bentuk produk yang mengusung tema pemasaran hijau di antaranya Biodegradable. Inilah bentuk produk cukup populer dari pemasaran hijau.

Bentuk produk tersebut mengusung bahan dasar mudah terurai sehingga tidak mencemari lingkungan. Sehingga pemakaian dalam jangka panjang relatif aman mengingat waktu terurai cukup cepat.

Bentuk produk dengan konsep green marketing selanjutnya adalah Refillable. Jika Biodegradable lebih ke bahan dasarnya mudah terurai maka Refillable justru dapat digunakan kembali.

Misalkan saja tempat minuman yang dihimpun serta dapat diisi ulang. Bentuk seperti ini tentu aman dengan mempertimbangkan bahan baku pembuatan produk.

Recyclable menjadi bentuk produk selanjutnya dengan konsep hampir mirip Refillable. Apabila Refillable lebih ke pemakaian kembali dengan produk sejenis maka Recyclable justru dapat diolah menjadi bentuk barang baru.

Secara sederhana produk tersebut dapat diolah menjadi barang dengan kemasan baru sesuai kebutuhan.

Ozon safe menjadi produk baru hasil pengembangan dari konsep green marketing. Produk tersebut dibuat dengan memperhatikan keamanan terhadap lapisan ozon.

Lapisan ozon bumi yang kini mulai rusak cukup memprihatinkan sehingga diperlukan upaya bersama guna mengurangi sebab kerusakannya. Yakni dengan membuat produk ramah lapisan ozon bumi.

Strategi Pemasaran Hijau Tepat Sasaran yang Umum Diterapkan

Dalam upaya mengurangi permasalahan lingkungan yang selama ini terus meningkat disamping itu, keberlangsungan perusahaan juga harus tetap berjalan maka muncullah konsep pemasaran hijau.

Seperti konsep pemasaran pada umumnya, green marketing juga didasari oleh beberapa strategi di antaranya segmenting. Segmenting adalah pengelompokan berdasarkan segmen pasarnya.

Biasanya penentuan segmen tersebut berdasarkan pada keinginan yang sama antar konsumen. Dengan adanya pengelompokan setidaknya memudahkan marketer guna menentukan langkah selanjutnya agar pemasaran tepat sasaran.

Pengelompokan dapat dikelompokkan berdasarkan umur, jenis kelamin, hingga latar belakang pendidikan. Tentunya dengan tetap dikaitkan pada respon mereka terkait isu lingkungan.

Dalam konsep green marketing juga menerapkan strategi targetting. Di mana merupakan kelanjutan dari segmenting. Hanya saja target konsumen sudah ditentukan serta telah disesuaikan dengan jenis produk.

Sementara positioning menjadi strategi selanjutnya tidak kalah penting. Positioning adalah strategi merancang tawaran hingga bagaimana membuat citra perusahaan baik di mata konsumen.

Setelah positioning, maka penentuan produk ramah lingkungan, harga hingga jenis promosi juga diperlukan. Kini penerapan green marketing juga sudah dilirik hingga banyak perusahaan menerapkannya.

Terlihat dari banyaknya produk yang mengusung isu ramah lingkungan hingga kesehatan terus meningkat. Respon positif yang dianggap akan terus meningkat kedepannya.

Alasan Green Marketing Diperlukan Sebagai Strategi Pemasaran Efektif Perusahaan

Keberlangsungan lingkungan sejatinya menjadi tanggungjawab bersama semua pihak. Termasuk dari elemen perusahaan tanpa mengesampingkan tujuan utamanya yakni memperoleh laba.

Alasan inilah yang kemudian menginspirasi munculnya konsep green marketing. Di mana cukup efektif sebagai kampanye guna mengajak konsumen lebih peduli lingkungan serta aktif menerapkan hidup sehat.

Sebagai upaya mewujudkannya selain melalui strategi hingga membuat bentuk produk setidaknya ada beberapa komponen lain tidak kalah penting. Yakni green customer, production process, serta financial affairs.

Ketiga komponen tersebut memegang peran penting guna mendukung green marketing kian populer. Masing-masing komponen berperan aktif menjalankan tugasnya dengan tetap mengedepankan isu lingkungan.

Penerapan konsep green marketing akhir-akhir ini terus digalakkan sebagai strategi pemasaran efektif bagi suatu perusahaan. Apalagi kondisi lingkungan semakin memprihatinkan.

Sehingga harus terus ada upaya guna mengurangi efeknya. Hanya saja dalam menjalankan ditemui beberapa permasalahan. Salah satunya sulitnya menyadarkan konsumen guna ikut aktif terlibat.

Baca juga: Strategi pemasaran startup berdasarkan tahapannya

Selain itu, ketidaksesuaian persepsi produsen dengan konsumen juga menjadi permasalahan yang sulit diubah.

Ketika perusahaan menggunakan bahan sintesis guna mengurangi penebangan pohon maka persepsi konsumen justru menganggap bahwa itu hanya menambah limbah. Hal seperti inilah yang perlu diluruskan agar tidak selalu terjadi kesalahpahaman.

Alasan paling utama mengapa green marketing harus segera diterapkan lantaran kondisi lingkungan semakin mengkhawatirkan.

Belum lagi isu kesehatan juga semakin meningkat dengan meningkatnya risiko akibat polusi kian tidak terkendali. Oleh sebab itu, diperlukan keselarasan antar pihak yang kemudian diwujudkan dalam aksi nyata.

Di tengah dilema permasalahan sulitnya menerapkan green marketing ternyata akhir-akhir ini kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan mulai terlihat.

Tidak heran jika konsep tersebut kini semakin banyak perusahaan menerapkannya. Apalagi dari segi manfaat konsep green marketing cukup efektif serta memberi pengaruh positif dilihat dari berbagai segi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here