Home Startup Ide Bisnis Startup yang Bisa Dikembangkan

Ide Bisnis Startup yang Bisa Dikembangkan

511
0
ide bisnis startup

Mikamoney.com– Ide Bisnis Startup yang Bisa Dikembangkan.

Mencari Ide Bisnis Startup

Potensi bisnis startup masih terbuka lebar seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin meratanya jaringan internet di seluruh dunia

Jumlah pemakai internet terus meningkat setiap tahun dan ini menjadi potensi lahan bisnis startup

Ditunjang lagi dengan jaringan teknologi 5G yang mulai diterapkan dinegara-negara maju, di Indonesia jaringan internet dengan fiber optic semakin luas dan akses internet semakin mudah di setiap wilayah

Mendirikan startup bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak harus berada di silicon valley, bahkan untuk memulainya bisa dilakukan dari rumah

Pertama kali yang diperlukan untuk mendirikan startup adalah menemukan ide bisnis startup lalu keberanian dan niat untuk mewujudkannya

Semuanya berawal dari ide, setiap hal besar selalu diawali oleh ide. Terkadang ide itu terlihat sederhana di awal, namun hasilnya bisa mencengangkan

Seperti ide ketika kesulitan mencari ojek pada saat ingin berangkat ke kantor maka lahirlah Gojek, dan begitupun ketika kesulitan mencari tiket online maka lahirlah traveloka, dan sebagainya

Akar dari ide adalah masalah. Masalah ini muncul dari pengalaman pribadi maupun dari lingkungan sekitarnya

Ketika ada masalah disitulah ada peluang dan ide untuk diwujudkan sebagai solusi.

Kadang ide itu muncul ketika kita menghadapi suatu masalah atau kesulitan ketika kita membutuhkan sesuatu

Dan kita bisa mencari solusi permasalahan tersebut yang kemungkinan besar permasalahan seperti yang kita alami di alami juga oleh orang lain

Kadang pula ide itu muncul ketika terinspirasi melihat sesuatu yang telah ada yang dikenal dengan konsep ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi)

Hampir semua perusahaan yang ada saat ini terinspirasi dari ide bisnis yang telah ada sebelumnya seperti mesin pencarian Google yang bisa dikatakan terinspirasi dari Alta Vista pioneer mesin pencari

Baca juga: Peluang bisnis, darimana datangnya?

Begitupun dengan microsoft windows dimana pendirinya Bill Gates terinspirasi dari cara kerja GUI yang ditampilkan oleh Apple Lisa

Kelemahan-kelemahan atau permasalahan yang ada pada suatu produk yang telah eksis bisa dijadikan ide dalam bisnis startup

Manusia pada dasarnya suka bersenang-senang? Apabila bisnis muncul dari kesenangan atau hobby maka akan lebih langgeng dan setiap rintangan yang ada akan lebih mudah diatasi

Baca juga  Inovasi Untuk Organisasi dan Startup

Oleh karenanya, ide bisnis startup apa yang ingin kalian jalankan ? ide bisnis yang ideal adalah yang sesuai dengan kesenangan kalian

Cara Menemukan Ide Bisnis

Jika kalian melakukan sesuatu dengan kesenangan maka tidak akan merasa berat semua rintangan akan dijalani dengan sepenuh hati karena kalian bisa enjoy pada setiap proses yang dilakukan.

Bisnis yang ideal adalah yang seperti itu, enjoy dalam melakukan sesuatu dan sesuatu itu akan menjadi sumber pemasukan sekaligus hoby kalian. 

Untuk menemukan ide bisnis ideal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. apa yang kalian sukai
  2. apa yang dibutuhkan orang lain
  3. apa kemampuan yang kalian miliki

Pertama yang kalian lakukan adalah mengetahui apa yang menjadi kesukaan dan kalian terobsesi dengannya atau paling tidak kalian melakukan apa yang disukai dengan senang hati.

Bisa juga dengan cara mengingat-ingat apa yang menjadi kesenangan waktu kecil dan kalian eksplor lagi kesenangan tersebut hingga kalian menikmatinya.

Selain itu, untuk mengetahui apa yang menjadi kesukaan kalian bisa dengan cara melihat apa yang paling membuatmu penasaran untuk mencobanya dan kalian tanpa beban untuk melakukannya.

Setiap orang pasti punya bakat dan kelebihan masing-masing begitupun dengan kalian pasti ada yang menonjol pada diri kalian dengan memahami yang paling dominan akan membantu menemukan bakat dan kesukaan kalian

Ciri dari bakat ketika kalian melakukan sesuatu dengan merasa senang tanpa terbebani dan kalian terobsesi dengannya, maka dipastikan semuanya mengalir tinggal diwujudkan menjadi bisnis

Selanjutnya, apa yang dibutuhkan orang lain. Setelah mengetahui apa yang kalian sukai lalu kaitkan dengan apa yang orang lain butuhkan.

Sebagaimana prinsip dari uang yang merupakan alat pertukaran dimana uang sebagai pengganti apa yang kalian berikan dan orang lain butuhkan.

Semakin banyak orang lain membutuhkan dan kalian semakin banyak memberikan apa yang dibutuhkan orang lain maka uang akan semakin banyak mengalir kepada kalian, bagitulah prinsip dan cara kerja dari uang

Langkah selanjutnya adalah mengetahui kemampuan diri.

Apa kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki dan bagaimana cara memanfaatkan sumberdaya dan kemampuan tersebut untuk menunjang bisnis yang dijalankan.

Mengukur kemampuan dan sumberdaya yang ada akan memudahkan dalam melakukan perencanaan bisnis kedepannya.

Buatlah bisnis yang scale-up yakni bisnis yang bisa diperbesar dan dapat dikembangkan menjadi lebih besar.

Baca juga  Strategi Pemasaran Startup Berdasarkan Tahapannya

Mulailah bisnis dengan mengerjakan sendiri, jika sudah kelihatan untungnya maka kalian bisa menarik karyawan untuk mempermudah mengembangkan bisnis,

jika kalian memulai bisnis dengan cara langsung merekrut karyawan dan menyewa kantor padahal bisnis kalian belum menunjukkan hasil maka risiko kerugian akan lebih besar.

Cara Mendapatkan Modal

Ketika ingin memulai usaha pasti tidak terlepas dari modal, alasan klasik ini bukanlah penghalang dalam merintis usaha

Terdapat beberapa cara untuk mendapatkan modal mendirikan startup diantaranya adalah:

1. Bootstrapping

Modal ini berasal dari uang sendiri, yakni tabungan yang kalian kumpulkan sebelum memulai usaha. Bootstrapping seperti ini yang dilakukan oleh Jack Ma saat mendirikan Ali Baba

2. Pinjam Kerabat atau Orang Tua

Cara kedua untuk mendapatkan modal apabila dana pribadi tidak mencukupi adalah dengan cara meminjam modal kepada kerabat atau orang tua

Dana tersebut sebagai investasi saham dalam bisnis yang baru kalian rintis. Hal seperti ini yang dilakukan oleh Jeff Bezos saat merintis Amazon 

3. Jual Aset

Langkah selanjutnya untuk mendapatkan modal yakni dengan cara menjual aset yang dimiliki misalnya kendaraan atau tanah

Jual aset ini bukanlah tindakan absurd karena cara ini lebih baik daripada meminjam uang di bank untuk usaha yang keuntungannya belum pasti sedangkan bunga bank cenderung naik tiap tahun

4.  Mencari Rekan Bisnis

Cara ini butuh sedikit ketelatenan, mencari rekan bisnis tidaklah mudah apalagi rekan bisnis yang memiliki visi yang sama dan bersedia menyumbangkan dana untuk modal

Namun, jika kalian menemukan rekan bisnis yang tepat maka bisnis yang kalian rintis berpotensi lebih cepat daripada dikerjakan sendiri

5. Mencari Investor

Cara ini pun juga tidak mudah, namun kalian bisa mencobanya. Para investor biasanya mencari bisnis startup yang sudah jelas pasarnya dan melihat potensi perkembangannya kedepan

Namun, jika kalian bisa meyakinkan para investor dan kalian bertekad untuk mewujudkan apa yang menjadi impian dari startup maka dana dari investor bukanlah hal yang mustahil. Cara seperti ini yang dilakukan Larry Page dan Sergey Brin saat mendirikan Google

Waktu yang tepat mendirikan bisnis startup

Semakin muda memulai suatu bisnis startup semakin baik karena disitu kalian bisa belajar dari pengalaman secara langsung

Membuat berbagai kesalahan dalam bisnis pada usia muda menjadikan kalian semakin matang pada usia dewasa dan masih ada waktu dan kesempatan untuk memperbaikinya

Baca juga  Tahap Awal Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

Namun begitu, kita dengarkan pendapat dari Jack Ma tentang waktu yang tepat untuk mendirikan bisnis

Jack Ma mengatakan:

“ Sebelum berusia 20 tahun, jadilah murid yang baik. Sebelum berusia 30 tahun, bekerjalah untuk seseorang. Di usia 30-40 tahun bekerjalah untuk diri sendiri. ”

Pada usia 20 tahunan biasanya anak muda banyak menghabiskan waktunya di sekolah atau di kampus perguruan tinggi.

Pada usia ini, waktu yang tepat untuk belajar apa saja termasuk belajar berwirausaha.

Jika kalian ingin menjadi pengusaha belajarlah di usia ini, lakukan sesuatu dan belajarlah dari kesalahan yang telah diperbuat

Tidak perlu khawatir apabila mengalami kegagalan karena bagian tahapan yang dilalui oleh semua orang sukses. Jika gagal, bangkit lagi. Nikmatilah pelajaran dari kegagalan tersebut

Sebelum berusia 30 tahun, bergurulah pada seseorang. Bekerjalah di sebuah perusahaan dan jangan melihat apakah itu perusahaan besar atau kecil.

Apabila kalian belajar di perusahaan yang besar, kalian akan belajar tentang proses –pahami  bagaimana sebuah mesin besar bekerja dan kalian adalah bagian dari mesin itu.

Baca juga: Memahami startup, model bisnis dan langkah membangunnya

Dan apabila kalian bekerja di perusahaan kecil, belajarlah tentang semangat dan cita-citanya bagaimana semua itu dibangun.

Untuk menjaga dan mencapainya, kalian akan belajar bagaimana mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan.

Sebelum berusia 30 tahun, bukan tentang di perusahaan mana kalian bekerja, tetapi kepada siapa kalian belajar

It is not which company you go, but which boss you follow. Because,a good boss teach you differently

Di usia 30 – 40 tahun, bekerjalah untuk diri anda sendiri, jika anda ingin benar-benar menjadi seorang pengusaha  

Di usia 40 – 50 tahun, kalian harus focus pada semua hal yang benar-benar kalian kuasai.

Jangan coba-coba mencari minat atau pekerjaan baru, sebab bisa jadi kalian memang akan sukses tapi kalian hanya punya sedikit waktu

Di usia 50 – 60 tahun, bekerjalah untuk anak-anak muda, karena mereka bisa melakukan hal yang lebih baik daripada kalian.

Maka, berinvestasilah pada anak-anak muda itu, pastikan mereka melakukan yang terbaik untuk anda

Saat usia anda diatas 60 tahun, habiskanlah waktu untuk diri anda sendiri. Nikmatilah hidup bersama keluarga.

Previous articleKewirausahaan dan Wirausahawan Sebuah Pengantar
Next articleEra Mobil Listrik Menggantikan Mobil Konvensional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here