Home Startup Macam – Macam Tahapan Pendanaan Untuk Bisnis Startup

Macam – Macam Tahapan Pendanaan Untuk Bisnis Startup

21
0
Macam – Macam Tahap Pendanaan Untuk Bisnis Startup

Banyak sekali orang yang tergiur dengan bisnis startup untuk saat ini, tetapi untuk bisa mengembangkannya dibutuhkan pemahaman tentang tahapan pendanaan startup. Jika kita lihat secara umum untuk tahap pendanaannya terdiri dari dua macam sumber yaitu dari pendanaan tabungan pribadi dan eksternal.

Tahap Pendanaan Pada Bisnis Startup

Pada tahap pendanaan startup ini biasanya akan dilakukan di awal mulai membangun, yang terdiri dari beberapa tahapan seperti di bawah ini.

Tabungan milik pribadi

Pendanaan awal dari startup top 100 bisa didapat dari tabungan pribadi dan biasanya disebut dengan bootstrapping. Pendanaan yang satu ini bisa dibilang merupakan pendanaan yang paling ideal dan menjadi salah satu batu loncatan ketika kamu menginginkan terjun ke dunia startup.

Tahapan pendanaan startup yang satu ini akan dipakai sebelum startup masih dalam keadaan belum siap untuk scaleup.

Pendanaan eksternal

Ketika bisnis startupsudah siap memulai bisnis startup, saat itulah waktu yang paling tepat untuk bisa mengembangkan pendanaan yang lainnya. Tahap ini para startup sudah memulai mencarai-cari pendanaan dari luar dan melakukan beberapa strategi pitching kepada para calon investor.

Tahap ini dilakukan jika mereka sudah merasa bisa untuk berdiri sendiri dan menginginkan untuk lebih bisa memperluas pasar. Jenis pendanaan startup yang satu ini umumnya masih dibagi lagi menjadi beberapa bagian yaitu :

1.Seed capital

Tahap awal ini seorang startup sedang mencari potensi produk yang dibuat dan sasaran pasar yang cocok untuk produk tersebut. Lewat pendanaan tahap awal yang satu ini startup akan melakukan perekrutan staf yang berbakat di bidangnya dan kantor yang cocok dengan produk yang akan dikembangkan.

Pendanaan tahap awal ini umumnya sebesar Rp 500 juta – Rp 2,5 miliar semua itu akan bergantung kebutuhan dari startup itu sendiri dan pendanaan masih berasal dari orang terdekat, seperti keluarga, investor, perusahaan venture capital.

2. Angel Investor

Tahap ini startupsudah harus membutuhkan pendanaan dari pihak luar maupun penanam modal, dan susah bisa menarik para angel investor supaya bisa menanamkan modal. Fase ini bisa dicapai sekitar enam bulan sejak bisnis dijalankan.

Baca juga  Tugas CEO dan Struktur Organisasi dalam Startup

3. Venturecapital / seri A

Startup sudah mencapai tahap beta dan sudah dalam posisi siap untuk meraih penggunaan baru dalam jumlah besar. Kunci dari tahap ini adalah startup harus sudah bisa mencari venture capitalist beserta mitra yang tepat.

Pendanaan sering A biasanya perusahaan startup sudah bisa mendapatkan pendanaan Rp 10 milliar – Rp 33 miliar. Bisa saja jauh lebih besar jika startup tersebut dianggap sudah mempunyai potensi dan juga kemampuannya bisa memberikan keuntungan

4. Mezzanine financing and bridge loans / seri B

Memiliki pendapatan teratur ketika sudah berada di 2 – 4 tahun, keuntungan sudah terlihat, tahap pendanaan startup yang satu ini untuk memaksimalkan potensi pasar, dan pengguna yang jauh lebih luas. Masih banyak startup yang kesulitan masuk ke tahap ini karena kisaran pendanaan masih sulit diprediksi. Berdasarkan dari perkiraan kurang lebih sekitar Rp 22 miliar.

Previous article4 Cara Mendapatkan Investor Untuk Anda Yang Ingin Mendirikan Perusahaan Startup
Next articleTips Mengembangkan Bisnis Startup Dari Awal Seperti Nordea Startup and Growth

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here