Home Business Jadi Pengusaha, Mengapa Tidak? Mari Jadi Pengusaha

Jadi Pengusaha, Mengapa Tidak? Mari Jadi Pengusaha

360
0
jadi pengusaha muda
Image: Unsplash/Clark Tibbs

Mikamoney.com-Jadi pengusaha merupakan impian bagi sebagian orang namun tidak banyak yang berusaha untuk mewujudkannya atau masih takut untuk mencobanya

Mari Jadi Pengusaha !

Pertanyaan klasik sering terlontar pada orang yang takut untuk mulai usaha, seperti: saya tidak punya bakat, atau pengalaman dalam berwirausaha, atau juga kalimat saya tidak punya modal, kadang pula ada yang menyatakan saya sudah enak dengan posisi sekarang

Kebanyakan orang terlena dengan zona nyaman dimana mereka sudah puas dengan keadaan sekarang yakni menerima gaji bulanan sebagai karyawan atau pegawai

Padahal sebenarnya setiap orang punya potensi yang tidak terbatas termasuk untuk mendapatkan pendapatan yang besar atau sumber pemasukan yang banyak

Pengusaha bukan dilahirkan tapi tercipta, semua orang bisa jadi pengusaha asalkan tahu usaha apa yang akan dibangun dan dikembangkan, tentunya dengan modal dan perencanaan yang matang

Baca juga: Ide usaha yang menjanjikan untuk memulai usaha

Banyak tantangan yang dihadapi pada saat akan melangkah menjadi pengusaha, mulai dari keluarga yang tidak setuju, takut kehilangan penghasilan yang teratur tiap bulan, takut rugi, tidak ada modal dan sebagainya

Akibatnya mereka yang bermental lemah hanya bisa memendam keinginannya untuk jadi pengusaha dan akhirnya terlupakan oleh waktu

Jika ingin kaya, pengusaha mengingatkan agar tidak memiliki mental menjadi karyawan. Seperti yang disarankan oleh pengusaha sukses dan juga kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia

“Kalau mau kaya mentalnya jangan jadi karyawan, jadi pengusaha. Lowongan PNS saja sampai rebutan. Kita lihat ya gaji tertinggi pegawai BUMN berapa sih? Rp100 juta? Gaji pegawai PNS berapa, paling juga puluhan juta. Kalau pengusaha uang Rp10 juta cuma buat dipakai minum kopi dua hari,” papar Bahlil sebagaimana dimuat situs cnbc Indonesia saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat

Peran Kewirausahaan

Peran kewirausahaan (entrepreneurship) sangat besar dalam bidang perekonomian. Suatu daerah, wilayah bahkan Negara akan maju secara ekonomi jika banyak bermunculan pengusaha/ pelaku usaha

Menurut Carl J. Schramm, presiden dan CEO Ewing Marion Kauffman Foundation sebuah yayasan entrepreneurship terbesar di dunia yang berkantor di Amerika Serikat, menyatakan ada tiga peran utama kewirausahaan

Peran yang pertama yaitu kewirausahaan selalu melahirkan ide dan hal-hal baru. Para pengusaha mampu menemukan terobosan dan inovasi dalam bidang bisnis

Kedua, kewirausahaan mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja. Dengan demikian roda perekonomian suatu Negara akan terus berjalan dan tumbuh

Ketiga, kewirausahaan merupakan suatu magnet kekayaan. Orang yang berani terjun dan terlibat langsung dalam kegiatan usaha akan memiliki pundi-pundi kekayaan melimpah

David McClelland, seorang sosiolog Amerika Serikat menyatakan suatu Negara bisa menjadi makmur jika jumlah entrepreneur paling tidak 2% dari total jumlah penduduknya

Jadi diperlukan paling minimal 2% jumlah entrepreneur untuk menjadikan Indonesia Negara yang maju

Namun, pada kenyataannya tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur sekalipun keinginan ada dalam diri mereka

Ada banyak faktor penyebabnya, salah satunya adalah keberanian. Salah satu kunci untuk membuka peluang usaha adalah berani memulai untuk berwirausaha

Ketakutan yang sering dihadapi oleh orang saat ingin berwirausaha adalah takut kalau gagal, dan takut untuk memulai

Semua ini karena pengusaha tidak mendapatkan penghasilan tetap tiap bulannya, tidak seperti menjadi karyawan atau pegawai negeri yang menerima gaji tetap tiap bulan

Masih banyak faktor lain yang memengaruhi bagaimana seseorang bisa menjadi seorang entrepreneur. Yang pasti pelajaran untuk menjadi seorang entrepreneur harus kalian mulai sedini mungkin

Karena pada dasarnya jiwa entrepreneur itu juga perlu dipupuk, perlu pengalaman sehingga membentuk mental wirausahawan

Mental Wirausahawan

Sebagian besar wirausahawan sukses memiliki atribut mental tertentu yang membuat mereka berhasil dalam mengelola usahanya

Beberapa mental wirausahawan itu bisa kita duplikasi atau dicontoh, diantaranya adalah:

1. Mimpi adalah cita-cita

Orang yang mempunyai mimpi hidupnya akan terarah. Dengan mimpi orang akan terpacu untuk mewujudkannya

Orang yang tidak mimpi tidak punya gairah karena ia tidak memiliki tujuan hidup atau cita-cita yang ingin diwujudkannya

Ia akan hidup seadanya, sudah puas dengan kondisi kesehariannya. Padahal hidup merupakan sebuah anugerah yang tak ternilai dan setiap orang bisa memaksimalkan potensi dirinya

2. Mental Entrepreneur  

Ciri dari mental entrepreneur yakni selalu mencari yang lebih baik, mereka menjadikan persaingan yang ada sebagai jalan untuk perbaikan dan melihat peluang dalam setiap masalah

Seorang entrepreneur akan merasa puas apabila mereka bisa memberi untuk orang lain, meraka juga tidak mau mengikuti tren tapi menciptakan tren

Sifat lainnya adalah selalu antusias dan proaktif, menjadikan pujian sebagai motivasi dan kritikan sebagai perbaikan

Meraka berani mengambil resiko dengan perhitungan yang matang untuk mendapatkan keuntungan

3. Berani mewujudkan masa depan

Masa depan merupakan area yang masih misterius, tak seorangpun yang dapat mengetahuinya dengan pasti apa yang akan terjadi di masa depan

Meskipun begitu, masa depan memiliki korelasi dan bisa diperkirakan dari kondisi sekarang

Brad Sugars, seorang miliuner Australia memberi sedikit gambaran mengenai masa depan. Menurutnya, masa depan dapat ditentukan setidaknya oleh tiga faktor

Baca juga: Prinsip bisnis sederhana dalam memulai usaha

Pertama, masa depan dapat ditentukan dari apa yang kita baca. Sebagai contoh, orang yang sering membaca buku, majalah atau artikel komputer maka masa depannya pasti tidak jauh dari lingkaran komputer

Oleh karena itu, jika kalian ingin menjadi pengusaha maka mulai dari sekarang sering-seringlah membaca buku, artikel atau majalah tentang kewirausahaan, pengusaha sukses, cara berbisnis dan melihat peluang usaha

Kedua, dengan siapa kita bergaul. Teman, lingkungan dan tempat kita bergaul sangat memengaruhi mental, pola pikir serta pandangan kita

Jika ingin menjadi wirausahawan berhasil, mulailah bergaul dengan wirausahawan sukses, lalu berkumpul dan bergabung dengan komunitas mereka

Ketiga, tindakan yang kita lakukan. Tindakan merupakan buah dari pola pikir dan pandangan. Dengan adanya pola pikir dan sikap mental –baik dari apa yang kita baca maupun pengaruh dari pergaulan- kita akan terpacu untuk segera bertindak

Pergaulan dan ilmu yang kita miliki selanjutnya akan membuahkan keberanian mental, sehingga berani mewujudkan niat kedalam bentuk tindakan

4. Fokus dan tidak mengenal putus asa

Focus disini adalah focus yang butuh kesadaran dan penuh passion, melakukan sesuatu dengan cara kreatif namun tetap focus pada sasaran yang ingin dicapai/diwujudkannya

Memang, ada pengusaha yang sukses meski tidak focus di bisnis tertentu. Meski demikian, lebih banyak pengusaha yang sukses karena focus, seperti yang dilakukan Bill Gates focus di bisnis piranti lunak

Tentunya, tidak mudah untuk membangun sebuah bisnis kadang jatuh bangun dan hampir bangkrut bahkan mengalami kebangkrutan namun mampu bangkit kembali, itulah mental pemenang dari pengusaha sukses  

Prinsip Be, Do, Have

Prinsip ini sering dipraktekkan oleh orang kaya dunia. Be (menjadi), do (mengambil tindakan), have (memiliki atau menjadi orang kaya)

Artinya, kita tidak mungkin menjadi orang kaya, tanpa melalui tahapan be dan do terlebih dahulu. Be dalam bahasa inggris berkaitan dengan internal dalam diri seseorang

Jadi apa yang kita inginkan secara fisik harus dimulai dari dalam, ini berkaitan dengan cara pandang, pola pikir yang mengarah kepada kebiasaan

Do, merupakan tahap tindakan. Sesuatu yang sudah dimulai dari dalam (cara pandang, pola pikir, keiginan dst) harus diwujudkan dalam bentuk tindakan

Tanpa tindakan semuanya tidak akan terwujud secara fisik

Oleh karena itu, jika ingin menjadi apapun harus dimulai dari titik awal, dari fondari yang paling dasar yakni mental dan pola pikir

Pada dasarnya, letak perbedaan antara orang pemenang dan pecundang terletak pada perbedaan mental diantara keduanya

Perbedaan mental itulah yang kemudian menentukan arah, gerak dan tindakan fisik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here