Home News Investasi LG Consortium Rp 142 T, Bikin Wow !

Investasi LG Consortium Rp 142 T, Bikin Wow !

101
0
investasi LG di Indonesia

Mikamoney.com– Investasi LG Consortium. Perusahaan raksasa Korea Selatan LG Consortium menanamkan investasinya di Indonesia dalam jumlah yang fantastis sebesar USD $9.8 Miliar atau Rp 142 Triliun

Menjadikan Indonesia Negara pertama di dunia yang memiliki industri baterai listrik mulai dari hulu ke hilir atau mulai dari pertambangan hingga menjadi baterai lithium mobil listri yang siap pakai

Proyek ini merupakan proyek investasi raksasa di bidang industri sel baterai kendaraan listrik terintegrai mulai dari pertambangan, smelter (peleburan), refining (pemurnian) serta industri precursor dan katoda

Proyek pembangunan industri ini akan dimulai pada Semester-I 2021. Pembangunan pabrik baterai akan dilakukan di dua kawasan yang berbeda yakni di Maluku Utara dan di Batang Jawa Tengah

Untuk pembangunan smelter dan tambang di dirikan di Maluku Utara. Sedangkan, untuk katoda, precursor dan sebagian baterai cell di dirikan di Batang, Jawa Tengah

Batang, Jawa Tengah merupakan Kawasan Industri Terpadu yang memiliki luas lahan sebesar 4.300 Ha yang menjadi lahan percontohan kerjasama pemerintah dan BUMN dalam menyediakan lahan yang kompetitif dari segi harga, konektivitas dan tenaga kerja

Proyek kerjasama ini merupakan hasil dari tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In di Busan bulan November 2019

Investasi LG ini merupakan terbesar sejak pasca Reformasi Indonesia tahun 1998. Dengan berdirinya perusahaan penghasil baterai lithium ini akan berdampak pada pertumbuhan kendaraan listrik kedepannya

Pengembangan industri baterai listrik akan mendorong industri lainnya terutama kendaraan bermotor yang mulai meninggalkan bahan bakar fosil beralih kepada listrik yang lebih efisien

Ini langkah konkret presiden Jokowi untuk mewujudkan Indonesia maju 2045 dengan menarik investor sebanyak mungkin dan mendorong perkembangan industri dalam negeri yang terintegrasi

Saat ini, banyak Negara-negara mulai melirik kendaraan yang berbahan listrik sebagai pengganti konsumsi bahan bakar untuk mengurangi emisi CO2 dan polusi undara

Baca juga: Era mobil listrik menggantikan mobil konvensional

Selain Tesla, banyak perusahaan kendaraan raksasa saat ini yang mulai menciptakan mobil listrik seperti  BMW, Honda dan lain sebagainya

Pabrikan mobil mulai mengalihkan lini produksinya dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik antara 20-50% dari total produksinya.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here