Mikamoney.com– Pernahkah anda berpikir mengapa peradaban bangsa-bangsa di dunia berbeda. Mengapa ada bangsa yang sudah maju dalam bidang teknologi dan sains disisi lain masih ada bangsa yang hidupnya masih primitif

Kalau ditelusuri jauh kebelakang, pada mulanya manusia hidup dengan cara dan pola yang sama yaitu tinggal di dalam goa, menjadi pengumpul dan pemburu dalam mencari makanan di hutan. Para saintis percaya bahwa manusia awalnya berasal dari benua Afrika, gurun sahara pada mulanya adalah hutan yang lebat sebelum terjadi perubahan iklim dunia. Manusia menyebar ke utara, ke benua Eropa, Asia, Amerika dan terus ke timur jauh.     

Pada saat manusia menyebar untuk mencari dan berburu makanan keturunannya terpisah dari nenek moyang asalnya. Karena faktor lingkungan, makanan dan iklim menyebabkan mutasi pada gen tubuh manusia menyebabkan terjadi perbedaan kulit dan warna mata (ras)

Baca juga : Titik balik Jepang menjadi negara modern

Sekelompok manusia ada yang menetap disuatu tempat yang subur karena ada sumber air dan tanahnya subur serta iklim yang bersahabat seperti di sekitar sungai Nil yang tanahnya subur. Manusia yang berkumpul di sekitaran sungai Nil semakin lama semakin banyak, mereka membangun rumah agar terhindar dari panas, dingin dan hujan. Mereka menanam tumbuhan untuk dimakan dan tidak menjadi pemburu dan pengepul liar. Dari sinilah muncul peradaban pertama di dunia yaitu peradaban lembah Nil

Peradaban mengacu kepada bangsa yang memiliki rumah, masyarakat, hukum dan pemerintahan, memiliki ilmu pengetahuan dan seni yang maju termasuk kemampuan literasi, agama dan moral yang baik

Disisi lain, ada sekelompok manusia yang hidup di hutan secara nomaden berpindah dari satu tempat ke tempat lain mengikuti sumber makanan dan hewan buruan. Mereka hidup hanya untuk mencari makan dan tinggal di dalam goa sebagai pelindung tatkala hujan atau malam. Sekelompok manusia ini terus berkelana jauh kebelahan dunia lain, ada yang menetap di suatu tempat di iklim yang dingin seperti Eropa dan ada yang menetap di tempat lain yang iklimnya panas  seperti Afrika dan Australia         

Kehidupan yang mengelompok dalam satu tempat inilah cikal-bakal bangsa di dunia. Bangsa-bangsa ini membentuk pemerintahan, tata cara hidup atau adat budaya, dan teritori wilayah serta pemimpin diantara mereka. Kita menemukan bahwa kelompok orang-orang ini kedepannya sangat berbeda dalam cara hidup mereka. Perbedaan ini disebabkan oleh fakta bahwa beberapa bangsa mengalami perbaikan lebih cepat dibandingkan bangsa lain. Dan kemajuan bangsa-bangsa ini tidak berkembang dalam arah yang sama

Faktor yang mempercepat kemajuan suatu bangsa dibanding bangsa lainnya ketika mereka berhasil mendomestikasi hewan liar menjadi jinak, seperti kuda pada awalnya hewan liar berhasil dijinakkan untuk membantu keperluan manusia. Lalu di temukannya perunggu, perak dan baja yang digunakan untuk keperluan hidup maupun senjata

Disisi lain, bangsa yang tertinggal masih tetap menjadi pemburu dan pengumpul. Mereka menggantungkan hidupnya pada alam, mencari makanan di alam dan berburu hewan liar dengan peralatan yang sangat sederhana. Mereka tetap hidup dengan pola dan kebiasaan seperti di jaman batu.

Bangsa yang berhasil mendomistikasi hewan, menemukan perak, perunggu dan baja memiliki keunggulan dan percepatan dalam budayanya. Mereka berhasil menyediakan makanan secara tetap disuatu tempat dengan cara bercocok-tanam sehingga berhasil menciptakana sumber makanan yang berlimpah tanpa harus menjadi pemburu dan pengumpul di hutan, karena ketersediaan sumber makanan yang banyak mengakibatkan jumlah pertumbuhan penduduknya banyak dan terciptalah tata sosial dalam masyarakatnya.

Kolonialisasi Eropa

Mengapa bangsa Eropa yang menjajah, kenapa bukan bangsa lain yang menjajah eropa ?  

Mengapa bangsa Eropa yang menjajah orang Indian, kenapa bukan sebaliknya ?

Mengapa peradaban bangsa Eropa lebih maju dibanding bangsa lain?

Bangsa Eropa pada awalnya hidup nomaden seperti halnya bangsa lain seperti Inca atau Maya dan menjadi pemburu dan pengumpul makanan. Bangsa Eropa mengalami percepatan dalam peradabannya ketika ditemukannya senjata, baja dan kemampuan literasi. Mereka telah hidup dalam tata pemerintahan dan sosial yang terbentuk secara baik termasuk kemampuannya dalam literasi, militer dan teknologi diantaranya kemampuannya membuat kapal dan senjata yang terbuat dari baja atau mesiu

Contoh  paling dramatis persinggungan orang Eropa dengan Indian terjadi ketika penakluk asal Spanyol Fransisco Pizarro dengan prajurit tidak lebih dari 300 orang berhasil menaklukkan Inca di bawah sang kaisar Atahuallpa yang menganggap dirinya putra matahari dan penguasa tunggal di Peru yang memiliki pasukan sekitar 80.000.

Pasukan Pizarro berhasil mengalahkan pasukan Atahuallpa yang jumlahnya banyak karena ditunjang teknologi persenjataan yang berbuat dari baja, kavaleri berkuda dan kemampuan membaca peta. Sedangkan orang Indian pengikut Atahuallpa tidak memiliki itu semua bahkan mereka terperanjat ketika pertamakali melihat kuda orang spanyol. Dengan baju dan senjata yang berbuat dari baja, kemampuan naik kuda dan strategi militer pasukan Pizarro berhasil menumpas kerajaan Inca bahkan tanpa kehilangan satupun prajuritnya

Bangsa Eropa melakukan kolonialisasi karena keterbatasan wilayahnya, penduduknya semakin banyak berdampak pada keterbatasan sumber daya alam untuk menunjang kehidupannya oleh karena itu mereka membutuhkan dunia baru untuk memperluas wilayah dan pemerintahannya maka terjadilah kolonialisasi di beberapa belahan dunia seperti di benua Amerika, Asia dan Afrika

Dunia baru yang menjadi tempat koloni bangsa Eropa umumnya masih hidup dalam peradaban yang stagnan, mereka masih hidup secara tradisional tanpa mengenal teknologi bahkan masih hidup seperti zaman batu menjadi pemburu dan pengumpul. Oleh karenanya bangsa Eropa yang unggul dalam teknologi, militer dan literasi dapat mengungguli mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *