Berbagi Cerita Hantu Selama Perjalanan Tour Darat

  • Share
berbagi cerita hantu

Mikamoney.com– Berbagi Cerita Hantu Selama Perjalanan Tour Darat. Cerita dimulai, Berawal ketika saya ikut rombongan tour Bali-Jawa dengan naik Bis dari pulau seribu masjid

Perjalanan ini untuk melakukan benchmarking tentang pengelolaan Taman Nasional (TN) Bali Barat yang ada di ujung barat Pulau Bali dan TN Alas Purwo serta Baluran diujung timur Pulau Jawa.

Bis rombongan dimana saya berada di dalamnya berjalan melintasi selat Lombok menuju Bali dan dilanjutkan dengan menyeberangi selat Bali-Jawa menuju TN Alas Purwo sebelumnya kami singgah di TN Bali Barat,

semua berjalan lancar dan tidak ada sesuatu yang aneh, kami beserta rombongan menelusuri hutan Alas Purwo yang dikelilingi pepohonan yang lebat disepanjang jalan.

Ditengah hutan terdapat sebuah pura yang cukup besar, konon di dalam hutan inilah sejak zaman dulu kala tempat para petapa untuk mendapatkan ilmu hitam dan kesaktian.

Pikiran saya menerawang kebelakang disaat daratan masih menyatu, membayangkan suasana ribuan tahun yang lalu tentang keadaan pulau Jawa saat pertamakali ditempati manusia yang bermigrasi melalui jalur selatan dari Afrika

Suasana gelap menjelang magrib maka rombongan memutuskan untuk kembali ke hotel di pinggir pantai Banyuwangi, kami bermalam di hotel yang indah di ujung pulau Jawa,

sekembali ke Hotel saya memutuskan rebahan untuk mengurangi rasa nyeri pada gigi.

Malam berlalu, tak terasa matahari mulai menunjukkan senyumnya dari balik lambaian pohon kelapa yang berada di pinggir pantai.

Pagi harinya saya dan anggota rombongan lainnya menghabiskan waktu untuk minum kopi dan makan pagi yang letaknya ada di lobby di pinggir pantai, pemandangan indah dan menarik.

Waktu berlalu, dan saatnya rombongan untuk melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Baluran yang letaknya ada di bagian utara ujung timur pulau Jawa

Baluran yang dijuluki sebagai Africa van Java membuat kita terasa seperti ada di Benua Afrika, hamparan padang yang luas dengan iringan banteng dan kerbau dengan semak-belukar kering mirip seperti dalam film God must be Crazy.

Suasana panas dengan tanah hitam merekah sangat cocok jika ditempati suku Masai Afrika yang suka berbusana merah dengan tombak ditangan.

Namun, Baluran bukanlah Afrika hanya saja Tuhan menganugerahi kepingan Afrika yang ditempatkan di Indonesia

Berbagi Cerita Hantu di Hotel Mewah Pulau Dewata

Pernakah kalian mendengar cerita hantu? Pasti dengar sewaktu masih kecil karena cerita hantu merupakan tema yang menarik ketika kita berkumpul dengan teman satu geng.

Kadang cerita hantu dijadikan dongeng untuk menakuti-nakuti anak kecil yang bandel agar menjadi penurut dan tidak keluyuran waktu malam

Kalau ditanya, pernahkah kalian punya pengalaman pribadi bertemu hantu? Saya yakin, tidak pernah

kecuali kalau kalian tipe introvert yang suka baper atau kalian pemain sinetron yang berperan sebagai hantu itu sendiri atau pembawa acara bertema tentang hantu.

Memang fenomena hantu merupakan sesuatu yang menarik untuk diungkap karena ada yang percaya dan ada pula yang tidak percaya.

Hampir semua Negara dan bangsa memiliki cerita tentang hantu dan mitosnya sendiri-sendiri.

Namun, kali ini saya berbagi cerita hantu kepada pembaca bagaimana sih rasanya ‘bersentuhan’ langsung dengan fenomena supernatural…

Tiba saatnya saya dan rombongan untuk kembali pulang ke pulau seribu masjid,

ketika sore menjelang magrib bis rombongan menyeberangi selat menuju Bali menyusuri jalan dengan pemandangan rimbunan pohon segar karena hujan sedang turun.

“Begitu segarnya bali” demikian kalimat yang terlintas dalam benak saya, bis terus berjalan dengan diiringi music dangdut Nella Kharisma,

walaupun lelah namun saya tidak tidur dalam perjalanan itu karena saya senang melihat suasana bali yang dipenuhi dengan Pura dan patung dewa-dewi melalui jendela yang tertutupi bintik-bintik hujan

Menjelang jam 12 tengah malam, rombongan tiba di salah satu hotel mewah tempat kami bermalam. Disinilah awal mula pengalaman portofolio saya bersentuhan dengan mahluk kasat mata.

Ketika berjalan menuju kamar tempat saya bermalam sempat membuat bingung karena area hotel resort yang luas dengan pencahayaan lampu kuning (remang) yang tidak terang di sepanjang jalan.

Setelah melihat petunjuk arah, akhirnya kamar 353 tempat saya menginap di temukan.

Kamar yang luas dan indah bahkan ukurannya lebih luas dari rumah BTN saya dengan furniture dan kamar mandi yang terkesan mewah sepertinya kamar ini menyasar pangsa turis asing dan yang berkantong tebal.

Jam di android menunjukkan hampir jam 1 dini hari ketika pertamakali saya memasuki kamar ini.

Setelah menaruh barang bawaan saya langsung pergi ke kamar mandi untuk berkumur-kumur dan membersihkan gigi yang agak nyeri.

Ketika saya focus membersihkan gigi di depan cermin kamar mandi yang besar tiba-tiba mata menangkap sekelebat bayangan di belakang badan

kemudian saya menoleh untuk memastikan apakah ada kelelawar atau kain jatuh namun semua ada ditempatnya.

Ok, mungkin mata saya kelelahan demikian dalam pikiran dan saya cuek dengan apa yang terjadi.

Melihat suasana kamar saya merasakan sesuatu yang beda, pasti ada sesuatu yang terjadi sebelumnya di kamar ini demikian ungkapan batin.

Saya hidupkan semua lampu, namun pencahayaan tidaklah terlalu terang karena lampu listrik bukan LED yang cahayanya berwarna putih.

Saya rebahan dan hidupkan TV untuk menonton National Geographic kemudian channel saya ganti ke Kix TV yang menayangkan pertandingan MMA Bellator,

pertandingan tidak seru dan membosankan saya ganti channelnya ke kompas tv namun sesuatu terjadi di luar nalar.

TV yang berada di ruang tamu di luar kamar tidur hidup dengan sendirinya. Saya kaget, lalu keluar memaksakan diri walaupun saat itu bulu kuduk saya merinding dengan sendirinya.

Saya tau di depan tv di ruangan tamu itu ada remotnya karena saya memperhatikannya saat pertama kali masuk ke kamar itu. Saya ambil remote itu dan saya matikan tv-nya.

Suasana bulu kuduk masih merinding, saya telpon resepsionsinya sambil menanyakan apakah TV bisa dihidupkan dari ruangan lain oleh petugas hotel ? tidak pak, mungkin bapak kepencet tombolnya dari remot lain jawab sang resepsionis.

Sepertinya saya tidak terlalu bodoh untuk masalah seperti ini, bagaimana mungkin menekan tombol program channel pada remote bisa menghidupkan TV diruangan lain!

bukankah untuk menghidupkan TV dari keadaan mati menjadi menyala harus tekan Turn On di remote!..ya sudahlah, daripada berdebat maka saya tutup telpon sambil ucapkan terimakasih

Saya kembali ke kamar dan saya matikan TV, tanpa sebab kabel casan HP jatuh sendiri, no problem mungkin hanya jatuh saja.

Saya baca buku sebentar dengan menyalakan lampu baca kamar tidur dan lampu lainnya tetap saya nyalakan agar terang.

Lalu saya berdoa dan membaca ayat kursi dan mulai agak ngantuk, ketika mata mulai terpejam dan memasuki kondisi alam tidur tiba-tiba tubuh saya bergetar dan kasur bergetar dan terdengar suara lirih memanggil “hooliisss…”.

Saya kaget,  lalu saya putuskan untuk keluar sambil buka pintu kamar selebar-lebarnya dan menghubungi teman melalui whatsapp.

Lampu gedung hotel kamar depan dalam keadaan padam hanya lampu di taman yang menyala dengan kekuatan rendah,

saya berdiri di bawah pohon kamboja namun perasaan saya tetap was-was karena seperti ada orang yang menguntit dan memperhatikan saya.

Pohon kamboja kalau di kampung saya hanya ada di pemakaman umum dan identik dengan makam.

Tiba-tiba langit dalam keadaan gelap karena cahaya bulan mulai tertutupi awan hitam, terdengar dikejauhan suara long-longan anjing mirip seperti suara serigala dalam film Van Helsing,

teman yang saya suruh tidur di kamar tidak kunjung datang dan saya tidak bisa memaksanya untuk berlari secepat mungkin untuk hadir di depan saya

tiba-tiba ada suara srekk…srekk…diatas pohon palm yang berada diatas saya sekilas seperti ada bayangan coklat memanjang entah apa itu.

OK lah saya pindah demikian saya ucapkan dengan suara agak keras. Lalu saya pindah tepat berdiri disamping lampu dekat papan informasi

Teman yang saya tunggu tidak kunjung kembali, tiba-tiba ada daun setengah tua yang terlempar ke saya, memang pada saat itu ada hembusan angin sedikit.

Saya pikir daun itu tertiup angin walaupun jatuhnya aneh seperti dilempar, saya ambil daunnya dan saya foto.

Tidak lama setelah itu, teman saya datang dan kami kembali ke kamar dengan kondisi cuek seperti tidak ada apa-apa yang terjadi.

Saya tau teman saya itu was-was dan khawatir namun saya putuskan untuk tetap tidur dikamar itu.

Tepat jam 03.15 (entah WIB atau WITA di hp saya) dini hari mulai agak ngantuk berat, sebelum tidur saya masih penasaran siapakah ‘tadi’ itu?  Lalu, saya putuskan untuk ‘berkenalan’ dengannya  

Sebelum tidur saya mengucapkan permisi kepada yang ada diruangan.

Saya sampaikan bahwa saya hanya numpang tidur tidak ada maksud mengganggu oleh karenanya saya minta agar mereka juga tidak menggangu saya dan juga teman yang menemani,

saya mohon perlindungan kepada pencipta dengan cahaya ilahinya selama kami istirahat. Dan yang ingin berkenalan hadirlah dalam mimpi.

Saya tertidur namun masih bisa melihat tubuh saya terbaring juga ruangan kamar tempat saya berada,

tiba-tiba saya perhatikan kaki kiri saya ada ular berwarna coklat dengan bintik hitam sebesar ibu jari melingkar dikaki kiri

dan ular itu tiba-tiba menggigit kaki saya terasa sakit hingga membuat saya terbangun hampir jam 5 subuh. Saya lihat teman saya dia masih tidur mendengkur.

Lalu saya duduk sebentar di kasur untuk minum air putih yang disediakan di kamar sambil memikirkan apa yang terjadi tadi malam.

Memang, fenomena hantu seperti ada dan tiada, banyak orang mengatakan bahwa hantu tidak ada namun disisi lain masih mempercayainya.

Bagi kalian yang punya pengalaman seperti ghost buster bisa berbagi cerita hantu di kolom komentar.

Setiap orang pada dasarnya memiliki ESP (Extra Sensory Perception) atau yang dikenal dengan istilah indra ke-6. Hanya saja masing-masing orang berbeda tingkat sensitivitasnya.

Tingkat sensitivitas itulah yang memengaruhi kemampuan seseorang baik dalam merasakan, melihat, mendengar, intuitif atau hal lainnya.

Mengenai fenomena supernatural merupakan hal biasa dalam dunia fisika oleh karenanya ada cabang pengetahuan sebagai anti tesisnya yang dikenal sebagai metafisika karena alampun tersusun secara parallel. Believe it or not!         

Berbagi cerita hantu kadang seperti dongeng, seorang pakar Inggris yang membuktikan bahwa fenomena hantu itu hanya ilusi pikiran manusia yang disebabkan oleh infrasonic, lebih lengkapnya bisa dibaca disini

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *