Home News Pendaki Ilegal Gunung Rinjani di Tindak

Pendaki Ilegal Gunung Rinjani di Tindak

23
pendakian gunung rinjani

Mikamoney.com Motivasi mendaki bagi setiap orang tentu berbeda, yang jelas semua pendaki pasti ingin mencapai puncak. Meski puncak bukanlah segalanya dalam sebuah pendakian, namun semangat mendaki biasanya akan kembali membara saat mountiners mengingat puncak. Begitupun motivasi untuk mendaki ke Gunung Rinjani.

Aktivitas pendakian di Gunung Rinjani sampai saat ini masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, penutupan dilakukan sejalan dengan upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Provinsi NTB. Namun demikian masih saja ada pendaki illegal yang tidak mengindahkan larangan pendakian di Kawasan Taman Nasonal Gunung Rinjani.

Senin 8 Juni 2020 di Kantor SPW II Lombok Timur,  Tim Satgas Polhut Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melakukan  pemeriksaan serta pengambilan keterangan kepada 17 pendaki illegal yang ditemukan di jalur pendakian Rinjani.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa semua pendaki telah mengetahui bahwa obyek wisata di Taman Nasional Gunung Rinjani masih ditutup dan mengaku salah serta berjanji untuk tidak mengulangi tindakan tersebut.

Selain melakukan pemeriksaan, mereka juga diberikan pengarahan serta pembinaan oleh Benedektus Rio Wibawanto (Kepala SPW II) kepada para illegal mountaineers, yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan di atas materai oleh para pendaki agar mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak mengulangi kembali perbuatannya.

Apabila mengulangi perbuatannya, maka akan mererima sanksi yang lebih berat sesui SOP yaitu pelanggaran memasuki Kawasan Konservasi tidak hanya di Taman Nasional Gunung Rinjani tetapi juga di semua Taman Nasional di seluruh Indonesia. Bagi para pendaki, jadilah pendaki yang cerdas, semua ingin menikmati keindahan Rinjani, tapi sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Baca juga: Penanganan pendaki ilegal Gunung Rinjani

Pendakian ke Gunung Rinjani ditutup sejak awal tahun 2020 dimana penutupan ini merupakan penutupan reguler yang dilakukan setiap tahun secara rutin dengan tujuan untuk pemulihan ekosistem dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Setelah itu, perpanjangan penutupan jalur pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani tahun 2020 ini diperpanjang. Hal ini berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang melanda Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here